Wawali Kendari Imbau Warga Laporkan Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Melalui 112

KENDARI KILAUNEWS.COM — Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengimbau masyarakat agar melaporkan dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui layanan darurat 112. Imbauan tersebut disampaikan menyusul pengamanan sebuah mobil Toyota Avanza yang mengangkut belasan jeriken di SPBU Rabam, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis (15/10/2026).
Sudirman mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak.
Ia meminta masyarakat turut berperan aktif dengan menyampaikan informasi kepada pemerintah apabila menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan atau penimbunan BBM bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
“Saya mengimbau kepada seluruh warga Kota Kendari untuk sering memantau, berikan informasi ke Pemerintah Kota Kendari, khususnya melalui 112. Insyaallah, tim reaksi cepat dari Satpol PP akan terus turun ke lapangan,” kata Sudirman.
Ia mengungkapkan, temuan kendaraan yang membawa jeriken bukan hanya terjadi di SPBU Rabam. Pada malam sebelumnya, tim juga mendapati dua sepeda motor berukuran besar yang mengantre di SPBU dengan membawa lima jeriken.
Menurut Sudirman, pengawasan akan terus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk dugaan pengangkutan ke luar Kota Kendari maupun penjualan kembali dengan harga yang tidak sesuai ketentuan pemerintah.
Karena itu, ia mengingatkan pengelola SPBU agar turut memperhatikan penyaluran BBM bersubsidi sesuai aturan yang berlaku. Pengawasan juga diarahkan untuk mencegah praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Pada prinsipnya, saya akan mengimbau kepada SPBU, begitu juga para penimbun. Saya sebagai Wakil Wali Kota akan menjalankan tugas fungsi pengawasan untuk terus memastikan BBM bersubsidi ini diterima oleh warga Kota Kendari,” tegasnya.
Pemkot Kendari berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Warga yang menemukan dugaan penyalahgunaan di lapangan diimbau segera menyampaikan laporan melalui layanan darurat 112 agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas terkait.
Laporan EK





