Launching Pasar Siap QRIS Pasar Tani Kota Kendari

Kendari, Kilaunews.com – Bank Indonesia Senantiasa Berkomitmen untuk mendorong Pengembangan UMKM, secara End To End di berbagai Level, salah satunya melalui Inisiasi Program Digitalisasi Pasar dengan Pasar S.I.A.P. QRIS yang juga merupakan sebagai salah satu bagian dari Program Kerja TPID Kota Kendari.

Inisiasi Program ini kami bersama Dinas Pertanian Kota Kendari berencana melaunching Pasar S.I.A.P. QRIS di Pasar Tani Kota Kendari yang mengagregasi Produk Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai salah satu kelompok subsisten yang selaras dengan Program Ketahanan Pangan, Pengendalian Inflasi, dan Perluasan Ekosistem Keuangan Digital di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis, (04/08/2022).

Sulkarnain Kadir, S.E., M.E Bapak Wali Kota Kendari, mengungkapkan bahwa adanya alat Pembayaran Digital seperti QRIS dan didirikan Pasar Siap QRIS memudahkan pelanggan dan pedagang dalam bertransaksi dan kemudian ada hal yang paling penting hadirnya alat pembayaran Digital QRIS dengan transaksi keuangan Digital ini bahwa kita tidak bisa menghindari tren perubahan dan kita tidak bisa sembunyi bahwa kedepan mau tidak mau tidak akan lama lagi transaksi diginal ini akan menjadi kebiasaan kita.

Tak hanya itu, masa pertahan pandemi Covid-19 ini kita bisa mewadahi para
petani-petani kita yang ada di Kota Kendari yang memang memanfaatkan lahan-lahan yang tersedia di Kota Kendari walaupun tidak besar tapi kita berharap ini bisa menjadi contoh inspirasi ibu-ibu yang lain bisa mencoba untuk komunitas tertentu atau apapun kita bisa mewadahinya, sekarang hal ini kita bisa bersyukur karena di Suport oleh Bank Indonesia untuk sistem pembayarannya tidak lagi tunai tapi mengunakan Alat Pembayaran Digital yaitu QRIS yang akan sangat memudahkan petani kita.

Di tempat yang sama, hal ini diungkapkan Doni Septadijaya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara bahwa Pasar Tani sebenarnya ada di seluruh Indonesia semua diasoasikan Dinas Pertanian baik Kota atau Provinsi kedepan pasti Pasar Tani tetap ada tapi bagaimana kita bisa menaikan kelas dari Pasar Tani yang sudah ada baik dari sisi penjual maupun dari sisi pembeli dan kali ini kita sudah menaikan kelas dari sisi penjualnya bagaimana penjual bisa masuk ke ekosistem Digital sistem pembayaran yang di dukung Bank Indonesia, kedepan Pasar Tani banyak yang akan kami digitalkan dengan alat pembayaran QRIS dalam sistem pembayaran.

Lanjut, alat Pembayaran Digital QRIS itu sudah di dukung oleh lebih 80 penyedia jasa pembayaran dan kebanyakan bank jadi hubungi bagian aplikasi kalau seandainya ada keluhan tentang aplikasi alat pembayaran digital seperti sinyal yang kurang bagus, sebetulnya juga kita melakukan penguatan sinyal di banyak tempat jadi program ini beberapa kali menempatkan bantuan sinyal di tempat-tempat tertentu seperti di pasar-pasar dan penyediaanya bukan hanya terbatas Bank tapi banyak penyediaan seperti Gopay, Shoopepay, Ovo dan lain-lain semua bisa di gunakan dan cara pakainya yang tidak terlalu rumit.

Terakhir, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Kantor Pusat Bank Indonesia, Ibu Fitria Irmi Triswati, bahwa
dengan adanya alat pembayaran berbasis digital seperti QRIS saya berharap dapat memudahkan bagi para petani dan pelanggan dalam melakukan transaksi dan juga kita manfaatkan atau jadikan momentum ini, kemudian meningkatkan kemampuan kita, Insyah Allah kami Pemerintahan Kota Kendari Dinas Pertanian akan berusaha untuk menjebatani prolem yang sering muncul dan saya harap secepat mungkin pak Kepala Dinas Sosil di fasilitasi karena petani sudah luar biasa berupaya  mengorbankan waktu dan tenaga dan modalnya, tutupnya.

Laporan : Nurul

Editor : Ab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles