DPR Konawe Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pembahasan LKPJ

Konawe, Kilaunews.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian atau penyerahan rekomendasi hasil pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Konawe Tahun Anggaran 2022, Kamis 4 Mei 2023 di Ruang Rapat Paripurna Gedung H. Abd. Samad.
Dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe Dr. H. Ardin, S.Sos, M.Si didampingi Wakili Drs. H. Tadjuddin Dongge, M.Si, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Konawe menyampaikan delapan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Konawe tahun 2022.
Pada kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Konawe H. Gamus, SH selaku Ketua Pansus membacakan delapan rekomendasi hasil pembahasan LKPJ Bupati Konawe, Kamis (04/05/2023).
Ketua Pansus menyampaikan bahwa penyusunan laporan pertangggung jawaban Bupati Konawe adalah merupakan arahan Undang-undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
DPRD Kabupaten Konawe membentuk pansus LKPJ Bupati tahun anggaran 2022 dan melaksanakan rapat konsultasi dan pembahasan LKPJ tersebut bersama-sama antara eksekutif dan legislatif.
Hasil rapat dan konsultasi tersebut pihak DPRD Kabupaten Konawe mengeluarkan rekomendasi untuk ditindak lanjuti dan dilaksanakan oleh pihak pemerintah daerah, ucap H. Gamus.
Kemudian menurut H. Gamus, berdasarkan hasil pembahasan Pansus DPRD Kabupaten Konawe bersama pihak Pemda Konawe, DPRD Konawe mengeluarkan delapan poin rekomendasi untuk kemudian ditindaklanjuti oleh eksekutif.
Berikut delapan poin Rekomendasi Pansus DPRD Konawe terhadap hasil pembahasan LKPJ Bupati Konawe Tahun 2022:
1. Sektor Pendidikan
Peningkatan sumber daya manusia aparatur pemerintah daerah Kabupaten Konawe perlu mendapatkan perhatian dan dukungan serta penyediaan biaya pendidikan, namun dalam pelaksanaannya harus diprioritaskan bagi pendidikan dengan jurusan tehnis dan fungsional juga harus diutamakan dari keluarga yang tidak mampu/ miskin tapi berprestasi.
2. Sektor Kesehatan
Pelayanan BLUD Rumah Sakit Kabupaten Konawe supaya pasiennya diberikan pelayanan yang terbaik dan perhatian yang cukup jangan sampai ada pasien yang terkesan tidak dilayani dan tidak dilakukan tindakan medis tapi langsung dirujuk di tempat lain.
3. Sektor Pertanian
Pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) masih sangat dibutuhkan oleh petani mulai dari alat pengolahan tanah sampai alat pasca panen sehingga petani dapat mengolah sawahnya tepat waktu dan panen sesuai waktu panen.
Ketersediaan pupuk bagi petani masih sangat kurang dan tidak cukup oleh karena itu pemerintah daerah perlu menyiapkan anggaran untuk memberikan subsidi terhadap petani sehingga hasil pertanian mereka bisa berhasil dan meningkat.
4. Sektor Peternakan
Pemberian bantuan ternak sapi supaya diikuti dengan pengawasannya dan diberikan kepada petani peternak sesuai dengan sasarannya dan jangan sampai bantuan ini di salahgunakan.
Program inseminasi buatan (IB) supaya tetap ditingkatkan dan ketersediaan obat serta petugasnya supaya tetap disiapkan.
5. Sektor Perikanan dan kelautan
Pengadaan 1000 kolam sesuai visi misi bupati 2018-2023 supaya tetap menjadi perhatian untuk dilaksanakan apalagi sekarang ini sudah berada diakhir masa jabatan Bupati dan wakil Bupati Konawe.
6. Sektor Aparatur Sipil Negara
Kedisiplinan dan kinerja aparatur sipil negara harus senantiasa ditingkatkan jangan sampai pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) tidak berdampak pada peningkatan kualitas dan kinerja aparatur sipil negara.
7. Sektor Pekerjaan Umum dan Pemukiman
Program atau kegiatan yang sudah jelas dan pasti akan dilaksanakan supaya secepatnya diadakan lelang terutama program yang sumber dananya berasal dari dana alokasi khusus (DAK)
Pemutusan kontrak harus dihindari dan harus mempertimbangkan ketentuan dan aturannya sehingga tidak berdampak pada kerugian salah satu
pihak
Penanganan infrakstruktur kota Unaaha supaya tetap dilanjutkan karena itu merupakan cerminan ibukota Kabupaten Konawe.
Bagi rekanan yang diputuskan kontraknya karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya maka harus diblacklist dari daftar rekanan di Kabupaten Konawe.
8. Sektor Industri dan tenaga kerja
Keberadaan kawasan industri di Kabupaten Konawe harus berdampak ketersediaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu peran pemerintah daerah harus selalu menjadi jembatan kepentingan antara pemerintah daerah, masyarakat dan perusahaan.
Mewakili Bupati Konawe, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH mengucapkan terima kasih kepada Pansus DPRD Konawe atas terlaksananya pembahasan LKPJ Bupati Konawe tahun anggaran 2022 dengan baik dan lancar.
Harapan kata Ferdinand, rekomendasi pansus ini akan menjadi perhatian dan perbaikan Pemda Konawe ke depannya. Meski menurut Ferdy beberapa sektor dalam rekomendasi itu sudah berjalan dengan baik seperti di sektor pendidikan dan peternakan.
Terakhir untuk Sektor Pendidikan, kemarin lulusan terbaik UHO itu dari Konawe. Itu artinya, diantara 17 kabupaten kota, kita juga yang unggul. Terkait rekomendasi Pansus masalah pendidikan itu berarti kita sepakat bahwa Pendidikan itu merupakan investasi yang tidak pernah rugi, SDM Konawe harus unggul, pungkas Ferdy sapaan akrab Sekda Konawe.(*)





