OJK SULTRA GELAR EDUKASI KEUANGAN DALAM SINERGI SULTRA MAIMO 2025

KILAUNEWS. COM Kendari, 23 Juni 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, hadir dalam kegiatan Sultra Maimo tahun 2025, bersinergi dengan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan pada 20 Juni s.d 22 Juni 2025.

Kegiatan yang berpusat di The Park Mall Kendari tersebut melibatkan Industri Jasa Keuangan, pelaku UMKM, dan sejumlah komunitas masyarakat yang hadir sebagai peserta dalam Sinergi Sultra Maimo 2025.

Selama perhelatan tersebut OJK Sulawesi Tenggara memberikan berbagai bentuk pelayanan konsumen melalui booth layanan OJK, diantaranya layanan pengecekkan SLIK, pengaduan konsumen dan konsultasi, serta games edukasi.

Selain memberikan layanan konsumen, OJK Sulawesi Tenggara juga melakukan edukasi keuangan syariah kepada para pelaku UMKM, Civitas Akademika Perguruan Tinggi, Industri Jasa Keuangan, dan masyarakat pengunjung The Park Mall Kendari.

Kegiatan talkshow dalam tajuk Sinergi Inklusi dan Literasi Ekonomi Syariah (SIARAH) merupakan upaya untuk mendorong pengembangan ekonomi melalui keuangan syariah sebagai alternative yang relevan dan strategis khususnya di tengah dinamika ekonomi global.

Dirinya juga menambahkan dari sisi aset, Indonesia masuk dalam Top 10 Countries dengan aset perbankan syariah tertinggi. Berdasarkan Indeks literasi keuangan, literasi keuangan syariah meningkat signifikan dari tahun 2022 dari sebesar 9,14% menjadi 43,42% pada tahun2025.

Hal ini mencerminkan bahwa pemahaman, keterampilan, dan keyakinan masyarakat terhadap keuangan syariah semakin meningkat. Meskipun masih terdapat gap antara nasional dan syariah namun hal tersebut menurun dibanding dengan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Indeks inkluasi keuangan syariah masih tergolong sangat rendah yakni sebesar 13,41% pada tahun 2025. Walaupun angka ini meningkat daripada tahun sebelumnya, namun tidak terjadi peningkatan yang signifikan.

Terdapat gap yang sangat tinggi antara indeks nasional. Hal ini berarti kegiatan masih belum dilakukan secara terintegrasi dan memperhatikan aspek syariah.

Sulawesi Tenggara dengan persentase penduduk muslim diperkirakan mencapai 95,8% dari total penduduk 3 juta jiwa merupakan indikator yang sangat potensial dalam peningkatan perekonomian syariah. Namun untuk mendorong partisipasi yang lebih luas, dibutuhkan peningkatan literasi dan kepercayaan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan inklusif.

Melalui forum dialog ini diharapkan dapat mewujudkan sinergi yang lebih kuat antara regulator, Industri Jasa Keuangan dan masyarakat secara masif dalam penigkatan literasi dan inklusi keuangan syariah Kegiatan yang digelar selama 3 hari tersebut, ditutup pada minggu 22 Juni 2025.

Sejumlah pimpinan hadir pada penutupan kegiatan tersebut diantaranya Wakil Walikota Kendari, Kepala OJK Sulawesi Tenggara, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah.

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha dalam kesempatan tersebut menyampaikan keikutsertaan OJK dalam Sinergi Sultra Maimo Tahun 2025 menjadi bentuk komitmen untuk terus mendukung peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan terkhusus di wilayah Sulawesi tenggara.

Informasi lebih lanjut: Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara – Bismi Maulana NugrahaTelp. (0401) 3131169

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles