Kades Mendatte Minta Pengelolaan Obyek Wisata Mendatte Part Dapat Mengurangi Pengangguran

Enrekang, Kilaunews.com — Ketika membuka pelatihan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kepala Desa Mendatte Alimin Darisa mengatakan bahwa Obyek Wisata Enrekang sudah mendunia seperti Gunung Nona dan khusus obyek wisata Mendatte Part, ada Gua Jepang, Wisata Agro dan beberapa obyek Wisata alam yang perlu dikelola dengan profesional.

Hal ini disampaikan oleh pengurus BUMDES desa Mendatte harus mampu bekerja dengan profesional, kepedulian generasi muda dan masyarakat Mendatte ikut menghidupkan wisata yang ada, yang dapat membuka lapangan kerja terkhusus generasi muda tidak menganggur, Selasa (29/08/2023).

Ketgam : Kepala Desa Mendatte Alimin Darisa.

Lanjut, Kades Mendatte Alimin Darisa mengatakan, dalam kondisi awal obyek wisata Mendatte memang belum maksimal pemasukan namun prospek kedepan akan menghasilkan pemasukan pendapatan pengelola Bumdes dan juga PAD desa untuk kepentingan pembangunan yang lebih maju, aman dan sejahtra.

Pengelolaan Obyek wisata desa Mendatte diharapkan dikelola bagi generasi muda dari berbagai profesi latarbelakang pendidikan untuk mengatasi pengangguran.

Kemudian dikemukakan, ada obyek wisata di Kabupaten Maros berada ditengah sawah namun menghasilkan PAD mampu membiayai pengelola kehidupan keluarga pengelola dan masyarakat sekitarnya, itu jika dikelola dengan baik profesional.

Kemudian ditempat terpisah, kata Direktur BUMDES Desa Mendatte Muhammad Arkam menjelaskan, pelatikan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pengelola Bumdes agar lebih profesional, namun, disisi lain masih perlu ada dana baik untuk pelatihan SDM maupun untuk pembenahan pasilitas dilokasi melengkapi yang sudah ada.

Sebelumnya wartawan menanyakan mulai pengelolaan obyek wisata ini sejak 2018 sampai sekarang Bumdes telah memberi sumbansi PAD desa meskipun masih kecil, dan kedepan Insyah Alalh akan lebih baik profesional serta lebih meningkatkan PADnya untuk Desa Mendatte, kata Muhammad Arkam kepada media.

Laporan : Hafid

Editor : AH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles