PELAKSANAAN RAPAT EVALUASI PROGRAM TIM PERCEPATAN AKSES KEUANGAN DAERAH KAB BOMBANA TAHUN 2025 DALAM RANGKA MENGAKSELERASI PROGRAM STRATEGIS PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH

KILAUNEWS.COM – Bombana, 23 Juni 2025. Pemerintah Kab. Bombana menginisiasi pelaksanaan Rapat Evaluasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah
(TPAKD) yang bertempat di Kantor Bupati Kab. Bombana.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Bupati, Manajer Madya PEPK dan LMSt OJK Sulawesi Tenggara, Deputi Bursa Efek Sulawesi Tenggara, Para Pimpinan OPD dan Pimpinan Industri Jasa Keuangan Kab. Bombana.
Pelaksanaan rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Bapak Bupati Kab. Bombana, Bpk. Ir. Burhanuddin, M.Si.
Pada kesempatan ini, Bapak Bupati mengapresiasi pelaksanaan rapat
evaluasi ini dalam rangka mengukur efektivitas dan keberhasilan program
percepatan akses keuangan di Kab. Bombana.
Beliau menyampaikan beberapa program unggulan TPAKD yang telah terlaksana dengan baik dan akan terus dilanjutkan di masa kepemimpinannya antara lain Program PASTI (Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir) yang merupakan program pemberian subsidi bunga untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM di kab.
Bombana.
Rencananya program ini akan diselaraskan dengan program strategis Bapak Bupati yaitu 1 produk 1 Desa untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat di berbagai pelosok desa di kab. Bombana serta
akan bersinergi dengan beberapa Bank Umum termasuk BPR.
Selanjutnya, Beliau juga menyampaikan bahwa program KEJAR EMAS (Satu
Rekening Satu Pelajar Generasi Bombana Cerdas Keuangan) akan ditingkatkan baik dari sisi jumlah rekening maupun nominal tabungan.
Target rekening simpanan yang dibuka sebesar 80% dari total jumlah siswa-siswi di kab. Bombana dengan kisaran 30.000 siswa. Menyambut baik pemaparan Bapak Bupati Kab. Bombana, Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsemen dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt) OJK Sultra Desiyani Patra Rapang memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap pelaksanaan rapat evaluasi program kerja TPAKD Kab. Bombana.
Beliau juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Kab. Bombana pada Triwulan I tahun 2025 sebesar 7,28%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional 4,87% dan Sultra 5,66%.
Penyaluran kredit Perbankan Kab. Bombana juga menunjukkan pertumbuhan yang positif pada periode April 2025 yaitu tumbuh 2,79% (yoy) dari Rp506 miliar menjadi Rp520 miliar yang didominasi kredit sektor konsumtif sebesar 91,87%.
OJK Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Manajer Madya PEPK dan
LMSt sangat menyambut baik terkait dengan rencana perluasan ruang
lingkup program TPAKD Kab. Bombana yaitu program PASTI dengan melibatkan BPR dan Bank Umum lainnya, sehingga tidak hanya produk KUR yang akan menjadi pilihan masyarakat, namun juga produk kredit produktif di masing-masing bank yang tentunya akan semakin memperluas akses masyarakat dalam mendapatkan akses permodalan untuk usaha.
Selain itu, OJK menambahkan terkait program KEJAR EMAS terkait pembukaan
serempak rekening tabungan siswa-siswi dapat dirangkaikan pelaksanaannya bersamaan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung yang akan diselenggarakan pada awal bulan Agustus 2025.
OJK Provinsi Sulawesi Tenggara siap mendukung TPAKD Kabupaten Bombana melalui sinergi, pendampingan, dan penguatan literasi keuangan.
Dengan kolaborasi yang kuat dan kerja nyata, saya yakin kita dapat menciptakan program-program inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat, mempercepat perluasan akses keuangan yang inklusif, mendorong pertumbuhan sektor produktif,
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.
Informasi lebih lanjut:
Kepala Bagian PEPK dan LMSt OJK Provinsi Sulawesi Tenggara – Shintia Wijayanti Putri
Purnamasari
Telp. (0401) 3131169
Lap : Aisyah





