Bahas Potensi UMKM di Sultra, Kanwil Kemenkumham Jalin Sinergi dengan Kadin Sultra

Kendari, Kilaunews.Com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tenggara terus mendorong pemajuan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya. Dalam upaya tersebut, Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra, Topan Sopuan, melakukan silaturahmi strategis dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sultra, Anton Timbang.

Pertemuan yang berlangsung di Kendari pada Senin (12/5) ini membahas penguatan sektor UMKM melalui pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) dan kemudahan pendirian Perseroan Perorangan. Dua aspek tersebut dinilai penting dalam meningkatkan legalitas, daya saing, serta peluang pengembangan usaha bagi pelaku UMKM di Sulawesi Tenggara.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Kesadaran akan pentingnya Kekayaan Intelektual, seperti merek dan hak cipta, harus terus ditingkatkan karena merupakan aset strategis yang mampu memperkuat posisi UMKM di pasar,” ujar Topan.

Lebih lanjut, ia memaparkan kemudahan dalam proses legalisasi usaha melalui skema Perseroan Perorangan. Skema ini memberikan solusi praktis bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan status hukum yang jelas, membuka akses terhadap pembiayaan, dan memperluas jaringan bisnis.

Menanggapi inisiatif tersebut, Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menyatakan dukungannya. Ia menilai langkah Kemenkumham sangat tepat dan strategis dalam mendorong kemajuan UMKM di daerah.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Sultra. Dukungan terhadap legalitas usaha dan perlindungan Kekayaan Intelektual sangat penting agar mereka bisa bersaing, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga nasional dan bahkan internasional,” katanya.

Anton juga menyatakan kesiapan Kadin untuk berkolaborasi dalam program sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM di seluruh wilayah Sultra.

Sinergi antara Kanwil Kemenkumham dan Kadin Sultra ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang inklusif dan kondusif bagi tumbuhnya UMKM yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Laporan : EK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles