BLK Kendari Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional Secara Gratis

Kendari, KilauNews.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari Menggelar Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional secara gratis di Aula BLK Kendari, pada hari Senin, (10/01/2022).

Adapun yang hadir dalam kesempatan ini yaitu, Gubernur Sultra yang di wakili Asisten III Sukanto Toding, Danlanud Halu Oleo, Danlanal Kendari, Kakanwil Kemenag Sultra, Forkopimda, Kapolres Kendari dan seluruh Stakholder yang hadir di acara ini. Dan dan di buka langsung secara Resmi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi dalam hal ini diwakili oleh Asisten III Sukanto Toding.

“Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi SH yang diwakili Asisten III, Sukanto Toding dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BLK Kendari atas terselenggaranya kegiatan BLK Kendari Membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional Secara Gratis”.

Lanjut, Kata Asisten III Sukanto Toding mengatakan, tentunya Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional ini bagi saya dan pihak-pihak yang menerima menjadi sebuah kebanggaan tersendiri yang diyakini mampu menghadirkan energi positif menambah spirit dan motivasi untuk terus membangun sinergitas dan berkolaborasi dengan BLK Kendari dalam membangun ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sultra.

Ia menjelaskan, BLK Kendari merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Pusat Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (UPTP Kemnaker RI) di daerah yang secara faktual memiliki peran penting dan strategis untuk menciptakan tenaga kerja trampil dan mengurangi angka pengangguran khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara melalui Pembukaan Pelatihan Berbasis kompetensi Institusional, ucapnya.

“Dalam sambutannya, Kepala BLK Dr. La Ode Haji Polondu, S.Pd., M.Pd. mengatakan
bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang jumlah penduduknya cukup besar”. Namun tidak semua penduduk Indonesia memiliki pekerjaan, padahal jumlah penduduk usia kerja dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

Bahwa kondisi Ketenagakerjaan Indonesia berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), periode bulan februari 2020 menggambarkan jumlah angkatan kerja Indonesia sebesar 137,91 juta orang. Dari data tersebut, jumlah angkatan kerja yang bekerja adalah sebesar 131,03 juta orang atau sebesar 95,01% dan angkatan kerja yang masuk dalam ketegori Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,88 juta orang atau sebesar 4,99% yang sebenarnya sudah memberikan Sinyal yang fositif, Ujarnya.

Lanjut, bahwa menurut data Badan Kebijakan Fiskal (BKF), kementerian keuangan pada bulan agustus tahun 2020, proyeksi angka tingkat pengangguran terbuka secara nasional bertambah sekitar 2,92 juta atau sebesar 7,33% bahkan mencapai 5,23 juta atau sebesar 9,02% dengan skenario sangat berat akibat adanya pandemi Covid-19. Ucapnya.

Masih lanjut di tempat yang sama, bahwa dalam kondisi Pandemi ini telah mengkoreksi kondisi KetenagaKerjaan kita secara signifikan. Hingga akhir agustus 2020, tercatat ada sejumlah 2,175 juta orang tenaga kerja yang terdampak Covid-19 dan harus mendapatkan tindakan mitigasi yang sifatnya segera. Oleh sebab itu, diperlukan strategi dan kebijakan yang tepat untuk dapat menanggulangi peningkatan jumlah penggangguran serta mempercepat proses pemulihan Ekonomi Nasional.

Harapan kami, Semoga BLK Kendari sebagai salah satu unit pelaksana Teknis Pusat Kementerian KetenagaKerjaan, memiliki peranan untuk mengurangi angka pengangguran khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara, melalui pelaksanaan kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi, diantaranya Pelatihan Berbasis Institusional yang pelaksanaannya dilaksanakan di Balai Latihan Kerja Kendari, sebagaimana yang kita hadiri pada hari ini, yaitu pembukaan pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional sebanyak 9 paket atau sebanyak 144 orang siswa peserta pelatihan, terdiri dari 1 paket Boarding dan 8 paket non boarding. Ucap Kepala BLK.

Dan sebagai penutup kata Kepala BLK ia berharap semoga Anak-anakku siswa peserta pelatihan, agar berlatih dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, mengikuti pelatihan dengan penuh disiplin, agar kelak menjadi pribadi yang kompeten, semakin kreatif, inovatif, berdaya saing pada akhirnya diharapkan dapat menolong diri sendiri dan keluarga sekaligus berkontribusi dalam pembangunan KetenagaKerjaan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Tutupnya.

 

Penulis : Aziz

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles