AMM Sultra Desak Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periksa Ketua LPPM UM Kendari, Atas Dugaan Korupsi Dana UKT/SPP

KENDARI, KILAUNEWS.COM ||| Diduga gelapkan dana UKT/SPP Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sulawesi Tenggara Desak Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) agar segera mengirim TIM Audit dan periksa Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari (LPPM UMK) Atas Dugaan Kasus Penggelapan dana UKT/SPP Sebesar 350 juta dan segera Audit Laporan aliran dana UKT/SPP tersebut yang merugikan negara dan mencederai Institusi Lembaga Pendidikan Amal Usaha Muhammadiyah Kendari.
Adians sapaaannya, Ia menilai tindakan kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan ketua LPPM UM Kendari tersebut sangat mencederai lembaga amal usaha muhammadiyah, dan sangat mencederai hati para sesepuh yg memperjuangkan bagaimana kampus itu bisa didirikan.
Pada dugaan kasus tersebut diakibatkan tersebarnya informasi-informasi dipublik, olehnya itu adians salah satu Angkatan Muda Muhammadiyah Sultra dan sekaligus mantan ketua DPD IMM Periode 2014-2016 merasa kecewa dan keberatan atas terjadinya dugaan penggelapan dana tersebut, apa lagi hal itu mencederai nama besar muhammadiyah, tuturnya, pada hari Rabu (29/0922).
Adians meminta Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) agar segera mengambil langkah-langkah kongkrit dan tindakan tegas dalam kasus ini, kami meminta PPM segera bentuk TIM untuk mengaudit pelaporan data dan rekening LPPM UM Kendari dan Rekening Ketua LPPM UM Kendari, tegasnya.
Mungkin dengan adanya TIM dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah kasus tersebut dapat diselesaikan dengan baik,transparan dan dapat diberi sanksi kepada pelaku-pelakunya.
Saya tidak ingin kasus ini dibiarkan terlalu lama,sebab hal ini sudah menyebar kepublik secara luas dan sangàt melukai hati kami sebagai kader dan saya harap nama baik muhammadiyah dapat dipulihkan lagi dan tidak dicederai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dikemudian hari, tegas adians selaku kader muhammadiyah dan pelatih tapak suci sultra.
Adapun Sikap kami adalah sebagai berikut :
1. Mendesak Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) agar segera Turunkan TIM Audit.
2. Mendesak Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) agar Menginstruksikan kepada Ketua BPH UMK,Rektor UMK dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dalam hal ini Libatkan Unsur Pimpinan Ortom, seperti IMM Sultra, IPM Sultra, PEMUDA MUHAMMADIYAH Sultra, Nasyatul Aisyiyah Sultra dan FOKAL IMM Sultra dalam Melakukan Penyelesaian Kasus tersebut.
3. Mendesak Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) agar menginstruksikan kepada Pimpinan Kampus UM Kendari agar secara transparan dalam menyelesaikan kasus tersebut dan diberikan sanksi kode etik moral kepada pihak pelaku.
4. Dan apabila Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) tidak mengambil alih kasus tersebut maka kami Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) serta Alumni-Alumni Ortom Muhammadiyah Sultra akan melakukan tindakan Mosi tidak percaya kepada Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK).
Laporan : Tim
Redaksi : Kilaunews.com





